Minggu, 19 Oktober 2008

Rekomendasi : Cari Jodoh Orang Sekampung Aja!

Bismillah…

Ternyata alasan kenapa mesti lebih mendahulukan mencari calon istri dari orang sekampung, tak rumit-rumit amat. Dan memang masuk akal juga sih. Selain itu, alasan secara finansial dan sosial budaya juga ikut tercover. :D

Pertama, kenapa mesti orang Sunda? Alasannya nggak ashobiyah-ashobiyah banget juga ternyata. Katanya, biar ntar bisa menjaga kelangsungan bahasa(minimalnya) dan budaya Sunda. Maksudnya gimana? Ya maksudnya supaya nanti kalau punya anak, bahasa Sunda bisa diwariskan pada anak keturunan. Tentu kita faham, jika pernikahan antar bahasa(misal sunda dengan minang), tentu kemungkinan besar bahasa yang akan dipakai kepada anak-anak adalah bahasa pertengahan, yaitu bahasa Indonesia. Sedangkan bahasa daerah yang dimiliki kedua orang tuanya malah tak satu pun dikuasai anak. (Silakan baca juga jurnal Bahasa Sunda Segera Punah)

Kedua, kenapa mesti Sunda dari Priangan Timur? Wah, makin menjurus saja, nih. :D Namun jika ditanya seperti itu, alasannya lagi-lagi lebih berat pada faktor bahasa. Bahasa Sunda orang Priangan Timur jauh lebih halus dibandingkan yang di Sunda bagian barat. Itu saja. Titik. Keluarga saya ternyata masih sangat menghargai kehalusan dalam berbahasa. Walaupun memang dalam pergaulan masih sangat bisa mentoleransi jika itu karena latar kebiasaan. Tapi jika untuk jadi bagian keluarga, masih cukup berat diterima, ternyata.

Ketiga, kenapa pula mesti orang Banjar? Nah loh, ini mah spesifik banget. Heuheu… Dan apakah alasannya? Katanya sih, biar kalo mudik, nggak ada istilah shift-shift-an. Tak ada istilah tahun ini lebaran di Banjar, tahun depan lebaran di kampung halaman istri. Jadinya, irit waktu dan dana pula, kan? Haha… Selain silaturahim juga menjadi makin sangat terjaga.

Keempat, kenapa harus mengutamakan saudara jauh? Wah wah wah.. makin spesifik aje, neh. :D Alasannya apalagi kalo bukan menyambungkan kembali persaudaraan senasab yang mulai menjauh? Heeeeeeeee... Biar nggak pareumeun obor, katanya mah.

Kelima, kenapa “merekomendasikan” dia? Wadduh? Alasannya ya, karena dia memenuhi empat kriteria di atas. Selain dia seorang muslimah yang masih single, berjilbab dan pula memiliki raut wajah yang tak-bisa-dikatakan-tak-menarik. Hehe.. :D Namun pertanyaannya sekarang, “Dianya mau kagak?” Ah, mana ada sih akhwat yang nolak ente, To? Dan para akhwat pun pada ngacung semua. Hiks..

*****

Heuheu.. Tulisan iseng-iseng aja, sih.
Nah kalo ternyata calon yang disodorkan orang Jawa, gimana dong? Yah, tinggal cari lagi alasan lainnya. Seperti yang sering saya bilang, selalu bisa dicari(kalo ngga ketemu, bisa dibuat) alasan positif untuk segala sesuatu. Betul nggak? Jadi nyantai aja lah kalau pun misalkan calonnya orang Aceh, Medan, Lampung, Dayak, Papua atau suku apa pun di Indonesia. Karena selalu ada alasan positif untuk segala sesuatu. Tinggal kreatip2nya kita aja untuk membuat alasan.
Syndrome-gue-kambuh-lagi dot com

*****

0 komentar: